Rabu, 21 Mei 2014

ALKOHOL

NAMA NAMA UNTUK ALKOHOL

Dalam sistem tatanama IUPAC, nama-nama senyawa alkana kehilangan akhiran "e" dan diganti dengan "ol", contohnya metana menjadi metanol dan etana menjadi etanol[1]Ketika dibutuhkan, posisi dari gugus hidroksil dapat diketahui dari nomor di antara nama alkana dan "ol": 1-propanol untuk CH3CH2CH2OH, 2-propanol untuk CH3CH(OH)CH3. Jika ada gugus fungsi yang lebih tinggi (seperti aldehidaketon, atau asam karboksilat, maka awalannya adalah "hidroksi",[1] contohnya: 1-hidroksi-2-propanon (CH3COCH2OH).[2]
Beberapa contoh senyawa alkohol dan bagaimana menamainya

Penggunaan tatanama IUPAC dipakai di publikasi-publikasi ilmiah dan diperlukan identifikasi detail terhadap substansi tersebut. Pada konteks lainnya, alkohol biasanya disebut dengan gugus alkil ditambah dengan kata "alkohol", misalnya metil alkohol, etil alkohol. Propil alkohol dapat disebut n-propil alkohol atau isopropil alkohol, tergantung dari dimana gugus fungsinya berikatan, berikatan pada karbon pertama atau kedua pada rantai propana.
Alkohol dapat dikelompokkan menjadi alohol primeralkohol sekunder, dan alkohol tersier, tergantung dari berapa banyak atom karbon lain yang berikatan dengan atom karbon yang juga mengikat gugus hidroksil. Alkohol primer mempunyai rumus umum RCH2OH; alkohol sekunder rumus umumnya RR'CHOH; dan alkohol tersier rumus umumnya RR'R"COH, dimana R, R', dan R" melambangkan gugus alkil. Etanol dan n-propil alkohol adalah contoh alkohol primer; isopropil alkohol adalah contoh alkohol sekunder. Penggunaan awalan sek- (atau s-) dan tert- (atau t-), biasanya ditulis dalam huruf miring, dapat digunakan sebelum nama gugus alkil untuk membedakan alkohol sekunder dan alkohol tersier dari alkohol primer. Contohnya, isopropil alkohol juga dapat disebut sek-propil alkohol, dan alkohol tersier (CH3)3COH, atau 2-metil-2-propanol juga dapat disebut dengan tert-butil alkohol atau tert-butanol.

Nama umum/trivial/perdagangan[sunting | sunting sumber

 Rumus kimia  Nama IUPAC  Nama umum 
Alkohol monohidrik
CH3OHMetanolAlkohol kayu
C2H5OHEtanolAlkohol gandum
C3H7OHIsopropil alkoholAlkohol gosok
C5H11OHPentanolAmil alkohol
C16H33OH1-HeksadekanolCetil alkohol
Alkohol polihidrik
C2H4(OH)21,2-etadienolEtilen glikol
C3H5(OH)31,2,3-propatrienolGliserol
C4H6(OH)41,2,3,4-butatetraenolEritritol
C5H7(OH)51,2,3,4,5-pentapentanolXylitol
C6H8(OH)61,2,3,4,5,6-heksaheksanolMannitolSorbitol
C7H9(OH)71,2,3,4,5,6,7-heptaheptanolVolemitol
Alkohol alifatik tidak tersaturasi
C3H5OHProp-2-ene-1-olAlil alkohol
C10H17OH3,7-Dimethylocta-2,6-dien-1-olGeraniol
C3H3OHProp-2-in-1-olPropargil alkohol
Alkohol alisiklik
C6H6(OH)6Cyclohexane-1,2,3,4,5,6-geksolInositol
C10H19OH2 - (2-propyl)-5-methyl-cyclohexane-1-olMentol

Tidak ada komentar:

Posting Komentar